RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP )
Mata Pelajaran : IPA (Fisika)
Topik/Kegiatan : Energi dan Daya Listrik
Satuan Pendidikan : SMA
Kelas / Semester : X / II
Alokasi Waktu : 2x45 menit
Standar Kompetensi : Menerapkan konsep kelistrikan dalam berbagai penyelesaian masalah dan berbagai produk teknologi.
Kompetensi Dasar :
Mengidentifikasi penerapan listrik AC dan DC dalam kehidupan sehari-hari.
Indikator :
Mengidentifikasi penerapan arus listrik searah dalam kehidupan sehari-hari.
Mengidentifikasi penerapan arus listrik bolak-balik dalam kehidupan sehari-hari.
Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat:
Menjelaskan pengertian arus listrik searah (DC).
Menjelaskan ciri arus listrik searah.
Menyebutkan sumber arus searah dalam kehidupan sehari-hari.
Menjelaskan pengertian arus listrik bolak-balik (AC).
Menjelaskan ciri arus listrik bolak-balik.
Menyebutkan sumber arus bolak-balik dalam kehidupan sehari-hari.
Menjelaskan penerapan arus listrik searah dan arus listrik bolak-balik dalam kehidupan sehari-hari.
Membedakan arus listrik searah (DC) dan arus listrik bolak-balik (AC).
Menggambarkan kurva arus listrik searah dan arus listrik bolak-balik.
Materi Pembelajaran
Arus Listrik AC dan DC
Metode Pembelajaran
Ceramah
Diskusi dan tanya jawab
Kegiatan Pembelajaran
Pendahuluan Apersepsi dan motivasi
Apakah ciri arus listrik searah?
Sebutkan sumber arus listrik bolak-balik. 10 menit
Kegiatan Inti Eksplorasi
Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.
Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian arus listrik searah (DC).
Peserta didik memperhatikan ciri arus listrik searah yang disampaikan oleh guru.
Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk menyebutkan sumber arus listrik searah dalam kehidupan sehari-hari.
Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian arus listrik bolak-balik (AC).
Peserta didik memperhatikan ciri arus listrik bolak-balik yang disampaikan oleh guru.
Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk menyebutkan sumber arus listrik bolak-balik dalam kehidupan sehari-hari.
Peserta didik mendiskusikan dengan kelompoknya mengenai penerapan arus listrik searah dan arus listrik bolak-balik dalam kehidupan sehari-hari.
Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan perbedaan arus listrik searah dan arus listrik bolak-balik.
Setiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelompok yang lain.
Elaborasi
Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.
Peserta didik memperhatikan cara menggambar kurva arus listrik searah dan arus listrik bolak-balik yang disampaikan oleh guru.
Konfirmasi
Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. Jika masih terdapat peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan 25 menit
30 menit
10 menit
Penutup Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.
Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.
Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.
15 menit
Penilaian
Jenis Penilaian
Tes kognitif
Tes afektif
Bentuk Instrumen
Instrumen Tes Tertulis (ulangan harian)
Instrumen afektif (skala semantik)
Contoh soal :
Sebuah rumah terpasang listrik PLN sebesar 450 watt dengan tegangan 220 volt. Jika untuk penerangan penghuninya menggunakan lampu 40 W, 220 V, berapakah jumlah lampu maksimum yang dapat dipasang?
Jawab:
P tiap lampu 40 watt
P sumber listrik 450 volt
n=P_sumber/P_lampu =450/40=11,25
Jadi jumlah lampu maksimum yang dapat terpasang adalah 11 buah
Sumber, Alat dan Bahan Pembelajaran
Sumber :
Buku Fisika SMA Kelas X Pemkot Semarang, LKS
Buku referensi yang relevan
Alat : Papan tulis, spidol, lembar kerja siswa (LKS).
Bahan : Lembar Kerja, Hasil Kerja siswa, Bahan Presentasi Berbasis Flash dan Powerpoint
Semarang, Februari 2011
Mengetahui,
Guru Pamong Mahasiswa Praktikan
Dwi Muh Fajar Basuki, S.Pd Lilik Zauharotun .N
NIP 19750914 200212 1 005 NPM 07330018